Sabtu, 11 Juli 2015

Status FB 8-11 Juli 2015


Izzatush Shobihah
11 Juli pukul 10:03 · Jombang · 

Melihat banyaknya yang 'melawan' Prof. M. Quraish Shihab melalui media sosial, yang dianggap pro kepada 'tidak diwajibkannya' memakai jilbab bagi muslimah, jadi teringat dengan 'berantem'nya para ulama dulu.

Dulu, antara tahun 1059-1111 M, di masa kejayaan Islam, filsafat berkembang pesat.

Namun, karena 'tidak setuju', Imam al-Ghazali menulis ketidaksetujuannya itu melalui karyanya, Tahafut al-Falasifah (Keruntuhan Filsafat).

Sekitar tahun 1176 M, Ibnu Rusyd malah gak setuju dengan pendapat Imam al-Ghazali, sehingga Ibnu Rusyd 'membantah' Imam al-Ghazali melalui karyanya, yang berjudul Tahafut at-Tahafut (Keruntuhan Kitab Tahafut).

Keren banget gak sih mereka ini?

Ketika mereka tidak setuju dengan suatu hal, mereka mengungkapkannya melalui tulisan hingga menjadi sebuah karya. Itu menunjukkan mereka lebih santun, lebih 'profesional' sebagai ilmuwan, dan lebih produktif, karena pemikiran mereka bisa dikaji hingga sekarang.

Coba dibandingkan dengan kasus di paragraf pertama!

Ayolah, reeekk!! Kalau ada yang gak setuju dengan pendapatnya Prof. M. Quraish Shihab, 'berantemlah' dengan beliau melalui karya, jangan cuma ocehan tak bermakna di jejaring sosial. Bantahlah karya dengan karya. Lawanlah ilmu dengan ilmu. Jadilah teladan yang ihsan dan tahu diri. Kalau masih ngerasa bukan ilmuwan, SEPERTI SAYA, gak ada salahnya kita menjadi pengamat dulu sambil belajar yang rajin dan disiplin biar ilmunya 'nutut' dan selevel dengan beliau-beliau.

Semoga setelah membaca ini kita tersinggung dan bisa menertawakan diri sendiri sebelum mengolok-olok orang lain!
-----------
Ternyata benar, menerapkan potongan ayat "Lanaa a'maalunaa wa lakum a'maalukum" memang tidak semudah membacanya..
*menyaksikan sejarah*
__________

Izzatush Shobihah
11 Juli pukul 9:22 · 

Walaupun sampai sekarang masih belum jelas, apa maksud dari "tahun yang luar biasa" di ucapan ini -apakah itu berarti saya dilancarkan dan dinyamankan atau justru lebih banyak tantangan dan kasus yang harus diselesaikan-, setidaknya terima kasih banyak atas ucapannya, Mas Mark dan tim Facebook.

Doanya balik ke yang doain aja dah! :)


_________

Izzatush Shobihah
11 Juli pukul 6:09 · 

Sebagian alumni pesantren tidak tertarik sama sekali dengan malam Minggu..
Mengapa?
Karena setiap hari Sabtu malam mereka habiskan untuk ro'an, bersih-bersih kamar mandi, kerja bakti pondok dan itu semua sengaja menggunakan kata "malam Minggu", bukan Sabtu malam..
Jadi, bagi mereka, citra malam Minggu lebih pada malam yang 'menyiksa', bukan malam hura-hura..
Dan, ternyata agenda-agenda tersebut jauh lebih efektif, produktif, dan melelahkan, sehingga mereka lebih memilih langsung tidur daripada hanya melamun dan membayangkan yang tidak-tidak karena melihat pemuda-pemudi -yang gak ngerti itu udah halal atau belum- lalu lalang di depan pesantren mereka..
-----
Apa pesan dari status ini?
Buat para jomblo, jangan sedih!
Kalau kalian anti sama malam Minggu, coba habiskan Sabtu malam nanti pake agenda bersih-bersih di atas!
Siapa tahu lebih efektif dalam menarik jodoh..
*kali aja waktu ro'an ada yang lihat dan mau jadiin situ menantunya, siapa tahu? :)*
__________

Izzatush Shobihah
11 Juli pukul 1:27 ·

Barusan ada sekelebat omongan yang melintas di pikiran.. Mereka berdebat lagi, kayak biasanya..

"Ya elah, apa sih istimewanya ultah? Paling-paling cuma 'met ultah ya', 'hbd', gak ada manfaatnya! Udah gitu, yang dikasih ucapan seneng banget lagi! Biasa aja kale, kayak gak pernah ultah aja!"

"Ya istimewalah! Besok kan hari koperasi nasional, jadi setidaknya 'ikutan' dirayain seluruh Indonesia.. Belum lagi dapet doa dari teman2.. Lagian, ini kan Ramadhan, siapa tahu dapet lailatul qadar sebagai kado terindah!"

"Yeee, pengen dapet lailatul qadar ya sanaaa tahajjud, i'tikaf, ngaji, bukan malah buka Facebook! Umur makin tua, masih aja belagak muda! Sadar usia, Bung!"

"Aku lihat-lihat kayaknya ada yang kurang sesajen nih, makanya sampe ngiri gini?"

"Beuh, ngapain juga pake ngiri? Ultahku lo sama dengan ultahmu, lupa ya? Lagian, kamu tuh yang ngiri! Kan dari tadi aku nganan!"
-----
Inilah akibatnya kalau otak gak dikasih makan!
Karena gak ada masalah, konflik, atau kasus baru, jadinya mereka bikin ulah sendiri..
__________

Izzatush Shobihah
11 Juli pukul 0:33 · 

Saranghaeyo, Rasulullah..
Jangan pernah pergi dari hati kami, sekalipun belum pernah bertemu di mimpi..

__________

Izzatush Shobihah
10 Juli pukul 16:00 · Jombang · 

Semoga mereka yang berikhtiar bertahun-tahun demi mendapatkan pasangan yang halal segera dipertemukan dengan jodohnya sebelum Ramadhan ini berakhir dan dimudahkan segala urusannya..
Kasihan lihat mereka yang berjuang untuk bisa dapetin status halal di KUA..

*halal sekarang di KUA juga booo', gak cuma di MUI*
_________

Izzatush Shobihah
10 Juli pukul 10:02 · Jombang · 

"Ngapain tadi kamu keluar sama mantan pacarmu?"
"Hah? Kapan?"
"Tadi, di mimpiku!"

*efek nonton karikatur*
_________

Izzatush Shobihah
10 Juli pukul 7:50 · Jombang · 

Jilbab boleh berkibar, tapi isinya tetap harus dijaga, jangan sampai kelihatan kemana-mana..
Begitu pula dengan sarung. Sarung boleh berkibar, tapi.............

*silakan dilanjutkan sendiri, anak-anak! :) *
_________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 16:15 · Jombang · 

Akhirnya ketemu juga..
Pandangan dan pendengaran pertama dari lagu yang dibawakan Calvin, Rassya, Nikita, dan Aliando ini berasa kereeen, tapi agak gimanaaa gitu pas lagunya mau berakhir...
Atau mungkin itu hanya perasaanku aja kali ya kayak ada komposisi yang 'kebanting' di lagu ini? :/
___________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 13:40 · hello-pet.com · 

Jadi teringat ada penyihir baik jebolan asrama Slytherin di film Harry Potter..
Tapi, polisi yang baik kayak gini orangnya kaya raya juga gak ya? :/
_________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 11:31 · Jombang · 

Ada tulisan, "Jika tidur adalah ibadah dan kerja juga ibadah, maka tidur di tempat kerja adalah ibadah dua kali lipat."
Temanku menanggapi, "Wah, kebalik ini! Mestinya bukan tidur di tempat kerja, melainkan kerja di tempat tidur. Itu baru ibadah!"

Hoaaahmmm!!!
*tebak saya lagi di tempat kerja atau di tempat tidur? :p *
________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 11:12 · Jombang · 

Jika ada yang usul pelajaran bahasa daerah dihapus, coba dilihat dulu video ini. :)
Kalau sampai bahasa daerah di Indonesia dikuasai oleh orang-orang luar Nusantara, lalu bahasa apa yang akan dikuasai Indonesia sendiri?
Bahasa tubuhkah? :p
_____________

Izzatush Shobihah berbagi foto Abi Husna.
9 Juli pukul 9:42 · 

Ketika kalimat "Gitu aja kok repot!" dijabarkan, inilah jadinya! ^_^

Karena kere dan keren itu hanya beda satu huruf, Bung! :)
__________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 5:56 · 

Mudah-mudahan suatu saat nanti saat kita ditakdirkan hidup dengan ekonomi menengah ke atas, kita masih diberi kekuatan dan waktu luang untuk menyebarkan zakat dengan mengunjungi mereka satu per satu, bukan memanggil mereka datang ke rumah kita hingga berdesak-desakan bahkan sampai makan korban..
------
Miris lihat zakat yang mestinya jadi hadiah, berubah jadi musibah..
_____________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 2:23 · 

Agama kami Islam dan Islam cinta kedamaian..
Jika kami melakukan tindakan yang tidak menghadirkan kedamaian, salahkan kami!
Jangan salahkan Islam!
__________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 2:09 · Disunting · 

"HAAAAHHH? DIA BILANG USIANYA MASIH 24? JELAS MODUS ITU!"

Bentar deh, kok tau kalau itu modus?
Emang datanya ada berapa kok sampai modusnya ketemu 24?
Trus, mean, median, kuartil 1, kuartil 3, dan intervalnya?

*ketika singkatan 'gaul' bertemu statistika*
___________

Izzatush Shobihah
9 Juli pukul 1:41 · 

Entah sejak kapan peribahasa ini berubah menjadi:
"Gajah di pelupuk mata tak tampak, es cendol di dalam kulkas tampak."
Sahur dulu, bos, biar ntar pas wudhu buat dhuhuran kumurnya 3 kali, keluarnya gak cuma sekali.. ^_^
__________

Izzatush Shobihah
8 Juli pukul 16:07 · 

Hari 1
Suami: (minta 'jatah' kepada istrinya) "Ma, isi pulsa yuk!"
Istri: (karena kecapekan) "Maaf, Pa, lagi low batt nih!"

Hari 2
Suami: "Ma, kalau sekarang isi pulsa gimana?"
Istri: (karena gak mood) "Maaf, Pa.. Lagi gak ada sinyal!"

Hari 3
Suami: "Ma, isi pulsa sekarang, ya. Papa udah gak tahan nih!"
Istri: (karena lagi datang bulan) "Maaf, Pa. Operatornya lagi error nih!"

Setelah datang bulan si istri selesai, si istri ingin menebus rasa bersalahnya kepada suaminya...
Istri: "Pa, isi pulsa, yuk!"
Suami: "Maaf, Ma. Papa udah ganti operator, yang gak pernah error, sinyalnya kuat dan baterainya gak low batt!"
----------
Kira-kira, bagaimana reaksi si istri? ;)
*dari situs sebelah*
________

Izzatush Shobihah
8 Juli pukul 15:55 · Disunting · 

"Ma, usia mama sekarang berapa?"
"50, Pa, kenapa emangnya?"
"Kalau papa tukerin 25-an dapet 2 gimana, Ma?"

Jujur, pelakunya bukan saya, Sodara-Sodara! :D
__________