Jumat, 24 Februari 2017

Status Facebook 24 Februari 2017


Izzatush Shobihah bersama Ridho Imamuddin dan Makhinudin Nuh.
24 Februari pukul 19:04 · Instagram ·

Pasangan itu ibarat dua tangan yang sedang terajut.
Bukan tentang menghadap ke arah yang sama, melainkan harus saling menguatkan saat yang lainnya melemah.
#iZzatQuote

The scene of the day.
Tebak, siapa yang sedang 'dikuatkan' oleh @makhinudinnuh dan @ridhoimamuddin itu! 😂😂😂



___________

Izzatush Shobihah menambahkan 3 foto baru.
24 Februari pukul 11:47 · Instagram · 

"Kak Izzah, boleh curhat?"
"Kak, ada solusi gak biar gak kepikiran dia terus?"
"Sesama anggota Pasmaga gak boleh jatuh cinta ya, Kak?"
"Kak Izzah, aku lagi naksir seseorang."
"Menurut kakak, anak itu orangnya gimana?"
"Kak, aku nulis nanti kakak baca ya."
"Kak Izzah lagi sibuk gak?"
"Kak, si dia loh masih suka ngechat aku."
"Mataku kelihatan banget gak sih, Kak, kalau aku lagi patah hati?"
"Kak Izzah, aku ngefans sama kakak itu."
"Tanya deh sama Kak Izzah, labilmu itu gak ketulungan."
"Kalau cuma suka, tapi gak sampai diungkapin, gapapa kan, Kak?"

Tengah menikmati proses untuk mengikuti anjuran Baginda Nabi. Semoga istiqamah. 😘😘😘

Bermanfaatlah tanpa termanfaatkan.
(@faizaldhan )



____________

NB: Di Instagram ada quote yang gak diposting di Facebook. Tertanggal 24 Februari 2017, cuman, jamnya yang gak ngerti. Mungkin jam 3 pagi. :D


kaktoes_izzah Karena hidup bukan cuma soal penampilan, pastikan bahagiamu tak bergantung pada foto editan. 😊
#iZzatQuote

Bersyukur 👉 kanan before, kiri after.
Gak bersyukur 👉 kiri before, kanan after.
Pilih mana? 😏

La-in syakartum, la-aziidannakum, wa la-in kafartum, inna 'adzaabiy lasyadiid. 😊


____________


Status Facebook 23 Februari 2017


Izzatush Shobihah
23 Februari pukul 15:55 · Instagram · 

Baru saja. Ya. Baru saja. Di-SMS pihak kampus untuk monitoring penuntasan karya.

Kemudian saya teringat dengan quote seseorang yang luar biasa (biasa di luar, maksudnya, ngurusi outbond), yang jika dimodifikasi hasilnya begini:

"Meninggi dalam karya.
Merendah dalam kata."
@faizaldhan


___________

Izzatush Shobihah bersama Izzah Ling dan Susmiati Chung.
23 Februari pukul 14:06 · Instagram · 

Wanita gak butuh pertanyaan.
Mereka butuh kejelasan.
#iZzatQuote

Barakallah, Nyak @sussiechung , udah ngantongi kejelasan untuk masa depan. 😊
Semoga sakinah mawadah wa rahmah ya. 😘😘😘


_____________

Izzatush Shobihah
23 Februari pukul 5:26 · Instagram · 

Zaman angkatan saya dulu, ambil posisi (push up dan sejenisnya) dianggap tabu oleh sebagian anggota. 
Karena saat itu push up 'hanya' diperuntukkan bagi mereka yang mendapat hukuman.

Zaman sekarang, hadap serong kanan-ambil posisi justru dianggap membanggakan oleh adik-adik @paskibrasmagajoe .
Karena saat ini push up adalah suatu kebutuhan, bukan semata karena kesalahan.

Kok bisa?

Setelah saya lirik, ternyata yang membedakan push up sebagai kebutuhan dan hukuman adalah tempatnya: di depan umum atau hanya di depan anggota saja.

Hmmmm, mereka sedang menerapkan prinsip "Tampakkan kebaikan temanmu di hadapan orang lain, tapi kritiklah dia di hadapannya sendiri."

Setelah mereka lulus nanti, mereka pasti merindukan ambil posisi 25 atau 40 (kali push up dalam satu durasi) bersama-sama. Seperti yang dilakukan kakak-kakak @ikapasmagajo kemarin bersama mereka. 😘😘😘


_____________